Klinik home visit di Jakarta yang dijalankan dokter.
Seharian home visit, malamnya dokter masih ngetik semua rekam medis dan tagihan satu per satu. Nama obat dan vaksin juga harus ditulis persis benar.
Satu app yang dipakai bareng dokter dan tim. Tiap selesai visit dokter rekam voice note singkat, lalu app-nya bikin draf rekam medis dan invoice lengkap dengan harga, tinggal dokter cek dan setujui di satu layar.
Begitu kunjungan disetujui, obat yang dipakai langsung keluar dari stok. Tim nyimpen data pasien, invoice dan pembayaran, stok, dan laporan mingguan di app yang sama, dan tiap peran cuma lihat yang dia perlu.
Tiap isian di draf nyambung ke kalimat yang dokter ucapkan, dan gak ada yang disimpan sebelum dokter setujui. Rekam medisnya cuma bisa dibuka reviewer klinis.
Sebelum dipakai, kita tes empat alat speech-to-text pakai rekaman yang penuh nama obat dan vaksin klinik itu, terus pilih yang paling benar nulisnya.

Catatan dan tagihannya dibikinin draf dari omongan timmu sendiri. Yang mutusin apa yang disimpan tetap orang.